
Ridho Adi Setiawan Berusia 23 tahun yang merupakan pelaku pembacokan tetangganya sendiri hanya bisa menyesali perbuatan yang telah ia lakukan saat ditangkap oleh anggota reskrim polsek Sukarami Palembang.
Peristiwa tersebut dilakukan ridho kepada tetangganya yang bernama Ilham Ferdiansyah di komplek Suka bangun Indah Tahap 3 kelurahan Sukajaya Kec. Sukarami, Palembang pada hari Sabtu 23 Mei 2022 sekitar pukul 20.30 WIB.
Akibat perbuatan Ridho, Ilham mengalami luka bacok sebanyak 20 jahitan pada bagian kepala.
Kejadian ini bermula pada saat korban bersama temannya yaitu Fauzan menawar motor vespa milik tersangka. pada saat itu fauzan yang merupakan teman korban bertanya kepada tersangka apakah motor vespa kesayangannya itu dijual.
Karena kesal dengan tawaran ilham dan fauzan, tersangkapun akhirnya marah. Tersangka yag lelah setelah pulang kerja akhirnya menjawab pertanyaan korban dengan kata-kata kasar, pengakuan tersebut dikatakan oleh tersangka sambil menangis.
Lantaran tersinggung dengan jawaban tersangka ilham dan juga fauzan ikut tersulut emosi. Namun pada saat kejadian tersebut banyak warga sehingga mereka berhasil di lerai.
Namun setelah itu Fauzan dan Ilhammendatangi tersangka yang sedang membeli rokok di warung. Lantaran tidak terima dengan perkataan fauzan Ridho pun kesal dan pulang kerumah untuk mengambil senjata tajam yang disimpan dibawah lemari.
Setelah itu tersangka mencari kedua orang itu dengan menggunakan sepeda motor dan setelah bertemu akhirnya tersangka turun dengan membawa parang. Melihat tersangka yang membawa parang,Fauzan akhirnya memegangi tangan pelaku hingga membuat parang tersebut terlepas.
Ilham yang juga berusaha mengambil parang yang terlepas tersebut, kalah cepat dengan pelaku hingga akhirnya parang tersebut di bacokan ke ilham dan akhirnya mengenai bagian kepala Ilham.
Tersangka mengakui perbuatannya bahkan saat dirinya digiring oleh tim polsek Sukarami tersangka tidak henti-hentinya menangis hingga tersedak-sedak.
Selengkapnya beritapagi.co.id
Post a Comment for "Dihadapan Polisi, tersangka Pembacokan Menangis"